Selama Ramadan, Jateng Gelar 308 Kali Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Harga

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026), bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026), bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

SEMARANG, DiengPost.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal menggelar ratusan kali Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kabupaten/kota sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan bahan pangan selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Total sebanyak 308 kali GPM akan dilaksanakan hingga Maret mendatang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya saat meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026), bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Baca Juga:  Libur Natal dan Tahun Baru, Jateng Siap Sambut 8,5 Juta Wisatawan

Dalam kunjungan itu, ia berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi harga bahan pokok penting (bapokting).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target kami menjaga stok dan harga tetap stabil selama Ramadan. Jika ada lonjakan, kami langsung intervensi,” ujar Luthfi di sela tinjauan.

Cabai dan Daging Naik, Pemprov Lakukan Intervensi Harga

Meski sebagian besar harga pangan di pasar terpantau stabil, beberapa komoditas seperti cabai rawit merah dan bawang merah mengalami kenaikan di atas harga acuan pembelian (HAP).

Baca Juga:  Pertahankan 1,5 Juta Hektare Lahan Pertanian, Gubernur Jateng Larang Alih Fungsi Lahan

Menanggapi hal itu, Luthfi langsung menginstruksikan Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk melakukan operasi pasar.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Sri Broto Rini, menyebutkan bahwa stok pangan strategis di Jawa Tengah masih aman.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB