PURBALINGGA, DiengPost.com — Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan atau Ali (18), pendaki Gunung Slamet yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Desember 2025. Jenazah ditemukan pada hari ke-16 pencarian, Rabu (13/1/2026) sekitar pukul 10.49 WIB, di area sekitar Pos 9 pendakian, tepatnya di dasar lereng tak jauh dari batas vegetasi.
Kondisi cuaca ekstrem dan kabut tebal sempat menghambat proses evakuasi. Demi menjaga keselamatan tim, evakuasi baru bisa dilakukan keesokan harinya, Kamis (15/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazah dievakuasi dari kedalaman jurang sekitar 20 meter.
“Alhamdulillah, kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali,” ujar Budiono, Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, dalam keterangan resmi, Kamis (15/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Budiono menambahkan bahwa penyebab pasti meninggalnya korban akan diumumkan oleh pihak Rumah Sakit Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Syafiq Ali sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian bersama Himawan. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat sekitar. Lokasi penemuan berada di medan yang cukup ekstrem, sehingga membutuhkan waktu dan kehati-hatian tinggi dalam proses evakuasi.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan persiapan matang dalam setiap aktivitas pendakian, terutama di gunung dengan karakteristik medan yang berat seperti Slamet.
Editor : A. Nandar















