Jateng Siagakan 23 Posko Terpadu dan 370 Fasilitas Kesehatan Selama Natal dan Tahun Baru

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur A. Luthfi saat membuka Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin (22/12/2025).

i

Gubernur A. Luthfi saat membuka Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin (22/12/2025).

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 23 posko terpadu resmi beroperasi mulai Senin (22/12/2025) hingga 4 Januari 2026 di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, posko tersebut menjadi pusat koordinasi berbagai instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari kelancaran lalu lintas hingga kenyamanan tempat ibadah, wisata, dan pasar.

Baca Juga:  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pastikan Pemprov Tanggung Penuh Pemulangan Korban Bus Cahaya Trans

“Pemprov Jateng berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI-Polri dan instansi vertikal lainnya. Prinsipnya, negara hadir di tengah masyarakat,” ujar Luthfi saat membuka Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pengamanan arus mudik dan balik, posko juga dilengkapi fasilitas pelayanan publik secara terpadu. Gubernur menegaskan bahwa infrastruktur di Jawa Tengah dalam kondisi baik, dengan 91 persen jalan provinsi dinyatakan mantap. Ia memastikan kebutuhan bahan pokok dan pasokan BBM menjelang Nataru tetap aman.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan Uang Hasil Penjualan Gabah, Oknum Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

“Jajaran Jawa Tengah siap mendukung mobilitas masyarakat dan menjaga stabilitas kebutuhan pokok selama Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Luthfi juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkoordinasi dengan BMKG untuk memperkuat mitigasi bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem yang kerap meningkat pada akhir tahun.

“Kita bekerja bersama, tanpa ego sektoral, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB