BANYUMAS — Pemerintah Kabupaten Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan akses pendidikan yang merata dan inklusif.
Salah satu langkah nyata yang telah diambil adalah pengadaan Bus Sekolah Gratis, sebuah program unggulan pasangan Sadewo-Lintarti yang bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjamin keselamatan pelajar di jalan raya.
Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga memberikan layanan transportasi bagi para guru, khususnya yang bertugas di wilayah dengan akses transportasi umum terbatas. Hingga awal 2026, empat dari lima unit bus sekolah yang ditargetkan telah berhasil dioperasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan adalah hak setiap anak Banyumas. Dengan bus sekolah gratis ini, kita ingin memastikan bahwa jarak dan biaya transportasi bukan lagi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita,” demikian semangat yang diusung pasangan Sadewo-Lintarti.
Bus sekolah ini difokuskan pada rute-rute dengan kebutuhan transportasi tinggi, antara lain:
- Kemawi – Somagede – Banyumas: Melayani pelajar dari wilayah timur yang selama ini kesulitan mengakses pusat pendidikan di Kecamatan Banyumas.
- Binangun – Banyumas: Memastikan siswa dari wilayah Binangun dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan tepat waktu, tanpa biaya.
Sumber Berita: Pemkab Banyumas
Halaman : 1 2 Selanjutnya















