Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, DiengPost.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah melakukan kajian mendalam mengenai rencana penerapan gerakan hemat energi BBM. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar fosil di tengah dinamika ketersediaan energi nasional.

Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menyatakan bahwa Gubernur Ahmad Luthfi sedang menghitung mekanisme gerakan tersebut secara rinci. Selain itu, masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dalam aktivitas sehari-hari di wilayah Jawa Tengah.

Oleh karena itu, gerakan hemat energi BBM dapat diawali dengan langkah sederhana seperti berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat. Maka dari itu, beralih ke moda transportasi umum menjadi solusi cerdas untuk menekan konsumsi bahan bakar secara kolektif di masyarakat.

Sebab, penggunaan energi yang bijak akan membantu menjaga stabilitas stok yang saat ini dilaporkan dalam kondisi sangat aman oleh Pertamina. Namun, pemerintah tetap meminta warga untuk tidak melakukan aksi borong atau panic buying terhadap BBM maupun elpiji.

“Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sedang melakukan kajian dan penghitungan berkait gerakan hemat energi BBM,” ujar Agus Sugiharto di Semarang pada Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:  Jalin Kerjasama, Jateng Siapkan Lulusan SMK Jadi Manajer di Perusahaan Jepang

Pemanfaatan Teknologi Digital dan Energi Terbarukan di Desa

Selain sektor transportasi, pemerintah mendorong penggunaan teknologi rapat daring guna mengurangi mobilitas perjalanan dinas yang tidak bersifat mendesak. Selanjutnya, optimalisasi aplikasi pertemuan virtual dinilai sangat efektif dalam mendukung kesuksesan gerakan hemat energi BBM di lingkungan instansi pemerintahan.

Maka, efisiensi kerja dapat tercapai tanpa harus menghabiskan banyak sumber daya energi fosil yang ketersediaannya semakin terbatas setiap tahunnya. Oleh sebab itu, Pemprov Jateng juga mulai melirik potensi limbah organik dan sampah plastik untuk diolah menjadi sumber energi alternatif.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB