Titik Koordinat Terkunci, Aplikasi Sinaga Pantau WFH ASN Jateng Setiap Hari Jumat

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, DiengPost.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan pengawasan digital ketat melalui aplikasi Sinaga pantau WFH bagi seluruh aparatur sipil negara. Langkah ini diambil guna memastikan produktivitas pegawai tetap terjaga meskipun sedang menjalankan tugas kedinasan dari rumah.

Asisten Administrasi Sekda Jateng, Dhoni Widianto, menegaskan bahwa penggunaan sistem ini telah diatur dalam Surat Edaran Gubernur terbaru per April 2026. Selain itu, setiap aparatur baik PNS maupun PPPK wajib mematuhi aturan jam kerja yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Daerah.

Oleh karena itu, aplikasi Sinaga pantau WFH akan mengunci titik koordinat lokasi pegawai sesuai dengan domisili yang telah terdaftar dalam sistem informasi. Maka dari itu, para ASN tidak diperkenankan melakukan absensi dari lokasi lain selain lingkungan sekitar rumah mereka sendiri.

Sebab, integritas pegawai menjadi pertaruhan besar dalam transisi sistem kerja hibrida yang mulai diberlakukan satu kali dalam sepekan ini. Namun, pemerintah memberikan kelonggaran bagi posisi tertentu yang bersentuhan langsung dengan layanan publik untuk tetap bekerja secara tatap muka.

“Meskipun WFH atau bekerja di rumah, tetap wajib patuh absensi dengan titik koordinat yang diatur BKD,” ujar Dhoni Widianto di Semarang pada Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:  Gubernur Luthfi Sambangi Gereja Katedral Semarang, Pastikan Misa Natal Berjalan Aman dan Lancar

Efisiensi Energi dan Pembatasan Perjalanan Dinas ASN

Selain aspek pengawasan, kebijakan ini juga memuat aturan mengenai penghematan energi melalui pilihan moda transportasi pegawai saat sedang tidak terjadwal WFH. Selanjutnya, aplikasi Sinaga pantau WFH menjadi bagian dari skema besar pemerintah daerah dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak secara signifikan.

Maka, pegawai yang tinggal dekat dengan kantor sangat dianjurkan untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda kayuh sebagai bentuk dukungan lingkungan. Oleh sebab itu, skema berbagi kendaraan atau carpooling juga mulai diperkenalkan bagi ASN yang memiliki rute perjalanan searah menuju kantor.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB