Status Tanggap Darurat Bencana di Pati Diperpanjang, 51 Desa Masih Terdampak

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam acara di Pati

i

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam acara di Pati

PATI, DiengPost.com — Pemerintah Kabupaten Pati resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Perpanjangan ini berlaku mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026, setelah sebelumnya ditetapkan sejak 9 Januari.

“Perpanjangan ini dilakukan karena Kabupaten Pati masih terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah,” ujar Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Sabtu (24/1/2026) malam di Pendopo Kabupaten.

Chandra menjelaskan, jumlah desa terdampak bencana sempat mencapai lebih dari 100, namun kini menurun menjadi sekitar 51 desa. Meski demikian, potensi bencana masih tinggi, sehingga penanganan dan pemulihan perlu dilanjutkan secara optimal.

Ia menyampaikan apresiasi kepada ASN, tim SAR gabungan, TNI, Polri, dan relawan yang terus bekerja di lapangan. Ia juga berterima kasih atas bantuan dari berbagai pihak, termasuk Korpri yang menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta untuk warga terdampak.

“Ke depan, beberapa wilayah membutuhkan solusi permanen, termasuk kemungkinan relokasi atau penyediaan lahan baru,” tambahnya.

Baca Juga:  Musim Hujan Melanda, Gubernur Luthfi Ingatkan Kepala Daerah Tingkatkan Kewaspadaan

Kabupaten Pati dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi bencana tinggi di Jawa Tengah, terutama banjir berulang. Oleh karena itu, Pemkab berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan jangka panjang yang lebih komprehensif.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa penetapan status tanggap darurat merupakan kewenangan daerah, sementara pemerintah provinsi siap mendukung dan memfasilitasi sesuai kebutuhan.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB