SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah bersiap menyambut lonjakan wisatawan pada musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pemerintah provinsi memperkirakan sebanyak 8,57 juta wisatawan akan berkunjung ke berbagai destinasi di Jateng sepanjang akhir tahun ini.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah M Masrofi mengatakan, periode libur diperkirakan berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan puncak kunjungan pada 25 dan 28 Desember 2025.
“Kunjungan wisatawan pada libur Nataru tahun ini diproyeksikan mencapai 7,8 juta orang, naik sekitar 4,3 persen dibanding tahun lalu. Jika dihitung total selama Desember, termasuk libur Nataru, jumlahnya mencapai 8,57 juta wisatawan, meningkat hampir 13 persen dari tahun sebelumnya,” jelas Masrofi, Senin (15/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masrofi mengungkapkan, lima daerah diprediksi akan menjadi magnet utama wisatawan, yakni Klaten, Semarang, Demak, Magelang, dan Surakarta. Kelima wilayah tersebut dikenal memiliki daya tarik wisata beragam, mulai dari wisata religi hingga wisata budaya dan alam.
Data Disporapar menunjukkan, sepanjang Januari–November 2025, kunjungan wisatawan di Jawa Tengah menembus 60,9 juta orang. Angka ini mencerminkan tren positif sektor pariwisata di provinsi ini.
Saat ini, Jateng memiliki 1.635 destinasi wisata, terdiri dari 759 wisata alam, 268 wisata budaya, dan 608 wisata buatan. Selain itu ada 896 desa wisata yang menjadi basis utama penggerak ekonomi pariwisata di tingkat lokal.
Beberapa destinasi yang diprediksi ramai pengunjung antara lain Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kudus, Candi Prambanan, Masjid Raya Syeikh Zayid, Candi Borobudur, Dieng Plateau, Pantai Marina, serta Masjid Agung Jawa Tengah.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2 Selanjutnya















