Menurut penjelasan saksi, cairan panas mengenai sebagian besar area tubuh mungil. Jadi, korban membutuhkan pertolongan medis darurat secepat mungkin.
“Unfa jatuh tepat di bawah tungku. Saat itu santan yang masih mendidih langsung tumpah dan mengenai tubuhnya,” ungkap Sabihi sedih.
Jeritan balita tersebut seketika membuat seluruh penghuni rumah menjadi panik. Warga sekitar juga berdatangan guna membantu mengevakuasi tubuh korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena tingkat luka bakar sangat parah, puskesmas tidak mampu menangani korban. Oleh karena itu, dokter merujuk pasien ke Rumah Sakit Abdul Moeloek.
Kini tim medis rumah sakit sedang memberikan perawatan intensif di ruang khusus. Dokter terus memantau perkembangan fisik korban secara berkala.
Harapkan Uluran Tangan Para Dermawan
Di sisi lain, orang tua korban menghadapi kendala besar terkait biaya pengobatan. Faktor ekonomi yang serbaketerbatasan membuat keluarga merasa sangat kebingungan.
Faktanya, proses pemulihan luka bakar membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun, pihak keluarga tetap optimistis anak mereka bisa sembuh kembali.
Penulis : Afandi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















