KLHK juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang memiliki mekanisme kompensasi di tingkat daerah, meskipun nilainya masih terbatas.
Sapto menekankan pentingnya konsistensi petugas lapangan dalam menangani konflik gajah-manusia. Ia mengingatkan bahwa gajah liar memiliki naluri untuk kembali ke jalur lama yang pernah mereka lalui, meskipun kondisi lingkungan telah berubah.
“Perlu diingat, dahulunya gajah-gajah liar ini berasal dari luar kawasan yang kemudian digiring masuk kawasan. Gajah memiliki insting dan naluri untuk mengingat jalur-jalur lamanya, meskipun kondisi lingkungan sudah berubah dan meskipun sudah bertahun-tahun,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan parit pembatas akan menjadi langkah konkret pertama yang segera direalisasikan. Sementara itu, pembangunan pagar listrik atau tanggul permanen akan menunggu hasil kajian teknis dan kesiapan anggaran.
Di akhir pernyataannya, Sapto menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja petugas lapangan akan dilakukan secara menyeluruh agar penanganan konflik gajah dan manusia dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Penulis : Afandi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2















