“Awalnya saya sedang membuat susu untuk anak saya yang masih balita. Saat keluar rumah ambil air, sudah ada Pak Kades Toni. Saya tanya ada apa, beliau bilang ada perlu dengan suami saya. Tak lama kemudian Neneng dan keluarga Pak Kades datang, langsung marah-marah tanpa jelas masalahnya apa, lalu menyiram saya dengan air cabai dari botol Aqua 600 ml. Neneng juga jambak rambut saya, tapi saya tahan. Kami keluarga merasa sangat tidak terima dan langsung lapor ke polisi,” ujar Betry Usai membuat Laporan Polisi. Senin, 15/12/2025 di Mapolres Lampung Timur.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala desa atau Polres Lampung Timur terkait laporan tersebut. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Afandi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2















