Aksi Massa Warnai Protes Warga Penyangga TNWK, Desak Solusi Konflik Gajah

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga dari desa-desa penyangga hutan di Kecamatan Way Jepara dan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Selasa (13/1/2026).

i

Ribuan warga dari desa-desa penyangga hutan di Kecamatan Way Jepara dan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Selasa (13/1/2026).

LAMPUNG TIMUR, DiengPost.com — Ribuan warga dari desa-desa penyangga hutan di Kecamatan Way Jepara dan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Selasa (13/1/2026). Aksi ini dipicu oleh konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah liar yang kembali menelan korban jiwa.

Korban terbaru adalah Darusman, Kepala Desa Braja Asri, yang meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit setelah berupaya bersama warga menghalau kawanan gajah liar yang masuk ke kawasan pertanian dan permukiman pada Rabu (31/12/2025). Peristiwa ini memicu kemarahan warga yang tergabung dalam ‘Aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas’.

Baca Juga:  Camat dan Puskesmas Labuhan Maringgai Dampingi Remaja dengan Dugaan Trauma Akut

Diperkirakan lebih dari seribu orang mengikuti aksi yang diawali dengan long march menuju Balai TNWK sambil membawa poster dan spanduk berisi tuntutan. Salah satu spanduk bertuliskan, ‘Jika TNWK tidak mampu menjalankan makna konservasi, pulangkan saja gajah ke habitat asalnya’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Khairudin, perwakilan massa aksi, menilai bahwa konflik antara manusia dan gajah selama ini terkesan dibiarkan tanpa penanganan serius.

Baca Juga:  Orang Tua Siswa Keluhkan Kualitas Menu MBG di Bandar Negeri, Lauk Monoton hingga Diduga Mendekati Basi

“Kepala Desa masyarakat Braja Asri mati diinjak-injak oleh gajah. Kalau kemarin kami diam, hari ini tidak lagi,” tegasnya.

Khairudin juga menyebut bahwa konflik gajah tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan ladang dan hilangnya mata pencaharian warga. Ia menilai kondisi ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi nyata dari pengelola kawasan konservasi.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penghentian permanen konflik gajah-manusia, perlindungan terhadap lahan pertanian warga, serta kejelasan tanggung jawab dari pihak TNWK.

Penulis : Afandi

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

37 Tahun Tragedi Talangsari, Korban Desak Negara Tuntaskan Kasus di Pengadilan HAM
DPD HMNI Lampung Timur 2025–2027 Dilantik, Siap Perkuat Nelayan Pesisir
Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas: Solusi Nyata atau Janji yang Diulang?
Warga Desak Solusi Konflik Gajah, KLHK Siapkan Parit dan Kajian Pagar Listrik
Dari Transmigran Jadi Bupati dan Wagub, Kisah Sukses Anak Jawa di Tanah Lampung
Kapolres Lampung Timur Tinjau Lokasi Wisata, Pastikan Libur Tahun Baru Aman
Polres Lampung Timur Ungkap 636 Kasus Sepanjang 2025, Termasuk Korupsi dan Narkoba
Camat dan Puskesmas Labuhan Maringgai Dampingi Remaja dengan Dugaan Trauma Akut

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:26 WIB

37 Tahun Tragedi Talangsari, Korban Desak Negara Tuntaskan Kasus di Pengadilan HAM

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:36 WIB

DPD HMNI Lampung Timur 2025–2027 Dilantik, Siap Perkuat Nelayan Pesisir

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:13 WIB

Aksi Massa Warnai Protes Warga Penyangga TNWK, Desak Solusi Konflik Gajah

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:20 WIB

Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas: Solusi Nyata atau Janji yang Diulang?

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:57 WIB

Warga Desak Solusi Konflik Gajah, KLHK Siapkan Parit dan Kajian Pagar Listrik

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:52 WIB