LAMPUNG TIMUR – Dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terjadi di SPBU Srimenanti Lampung Timur, Minggu malam (16/11/2025).
Sejumlah warga Kecamatan Bandar Sribhawono menggerebek stasiun pengisian tersebut setelah mendapati aktivitas pengisian solar terhadap sebuah truk besar bermuatan tangki di luar jam operasional.
Peristiwa bermula sejak siang hari, ketika antrean panjang kendaraan truk terjadi di SPBU Desa Srimenanti. Namun menjelang sore, sekitar pukul 16.00 WIB, pengelola SPBU mengumumkan bahwa stok solar telah habis dan mesin pengisian mengalami gangguan. Puluhan sopir truk terpaksa pulang tanpa mendapatkan jatah bahan bakar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah antre lama, dari siang, tapi dibilang solar habis. Jadi pulang karena percuma nunggu,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Kecurigaan warga muncul ketika sekitar pukul 21.35 WIB, satu unit truk bak kayu berwarna kuning masuk ke area SPBU. Saat itu, SPBU telah tutup, lampu penerangan padam, dan gerbang tertutup rapat.
Dari kejauhan, warga melihat aktivitas mencurigakan, yautu dua nozel pompa BBM jenis solar terlihat beroperasi dan mengisi tangki besar di bak truk tersebut.
Penulis : Afandi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya















