Program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026 merupakan salah satu program prioritas Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.
Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui aplikasi JNN – Jateng Ngopeni Nglakoni yang tersedia di Playstore dan Applestore. Petunjuk teknis pendaftaran juga tersedia di situs resmi Pemprov Jateng, www.jatengprov.go.id..
Beasiswa ini mencakup program studi vokasi dan S1 dalam negeri di bidang kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik, matematika, serta keislaman. Untuk luar negeri, beasiswa tersedia bagi santri yang diterima di universitas di Turki, India, Jepang, Korea Selatan, Cina, Taiwan, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, beasiswa bidang keislaman mencakup studi di Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Al Ahqof, dan Universitas Imam Syafi’i di Yaman. Untuk pengasuh pesantren, beasiswa tersedia untuk program S2 dan S3 dalam negeri di bidang keislaman, humaniora, kedokteran, sains, dan teknologi, di perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng.
Manfaat beasiswa ini meliputi bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp15 juta per semester untuk program studi kedokteran, biaya hidup bulanan bagi mahasiswa luar negeri, bantuan visa, tiket pulang-pergi, serta asuransi.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















