Investasi Jateng 2025 Tembus Rp88 Triliun, Industri Padat Modal Mendominasi

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, dalam rilis resmi di Semarang, Kamis (22/1/2026).

i

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, dalam rilis resmi di Semarang, Kamis (22/1/2026).

SEMARANG, DiengPost.com — Kinerja penanaman modal di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 mencatatkan hasil impresif. Realisasi investasi mencapai Rp88,50 triliun, melampaui target sebesar Rp78,33 triliun atau setara 112,98 persen.

Tak hanya dari sisi nilai, tren investasi juga menunjukkan pergeseran signifikan: sektor industri padat modal mulai menyaingi dominasi sektor padat karya seperti alas kaki.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, dalam rilis resmi di Semarang, Kamis (22/1/2026).

“Ada realisasi investasi yang memang signifikan di sektor padat modal. Mulai dari fiber optik, alat kesehatan, hingga industri karet, plastik, dan baterai,” ujar Sakina.

Ia mencontohkan pembangunan pabrik anoda baterai di KEK Kendal senilai Rp1,5 triliun dan investasi industri ban di Jatengland Demak sebesar Rp1,08 triliun sebagai bukti meningkatnya minat investor terhadap sektor-sektor berteknologi tinggi dan bernilai besar.

Baca Juga:  Revitalisasi Pabrik Garmen di Pemalang Serap 1.500 Pekerja, Gubernur Luthfi Pastikan Iklim Usaha Kondusif

Menanggapi tren tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif pergeseran ini. Pemerintah provinsi, kata Sakina, berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi semua jenis investasi, baik yang padat modal maupun padat karya.

“Kami menginginkan keduanya berjalan seiring. Kawasan industri memang mulai dilirik sektor padat modal, tapi sektor padat karya tetap kami harapkan karena ekosistem alas kaki di Jateng sudah kuat,” jelasnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif
Buka Jateng Media Summit 2026, Sarif Abdillah Bakar Semangat Jurnalis se Jateng
Konflik Musda Golkar Wonosobo, DPD Golkar Jateng Tegaskan Kegiatan Tersebut Tidak Sah
Makan Bergizi Gratis Jateng di Demak Picu Keracunan, Wagub Taj Yasin Soroti Waktu Distribusi
Catat! Pemprov Jateng Gelar Lomba Artikel Mahasiswa dengan Hadiah Puluhan Juta
BPBD Jateng Siapkan Antisipasi Bencana Hadapi Masa Pancaroba dan El Nino
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Siap Gerakkan Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB

Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:03 WIB

Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:49 WIB

Buka Jateng Media Summit 2026, Sarif Abdillah Bakar Semangat Jurnalis se Jateng

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:09 WIB

Konflik Musda Golkar Wonosobo, DPD Golkar Jateng Tegaskan Kegiatan Tersebut Tidak Sah

Kamis, 30 April 2026 - 09:32 WIB

Makan Bergizi Gratis Jateng di Demak Picu Keracunan, Wagub Taj Yasin Soroti Waktu Distribusi

Berita Terbaru