Revitalisasi Pabrik Garmen di Pemalang Serap 1.500 Pekerja, Gubernur Luthfi Pastikan Iklim Usaha Kondusif

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

PEMALANG – Sektor industri padat karya di Jawa Tengah kembali bergeliat. Sebuah pabrik garmen di Kabupaten Pemalang kembali beroperasi setelah direvitalisasi, menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja yang sebagian besar merupakan pekerja lama yang sempat kehilangan mata pencaharian.

Peresmian pabrik dilakukan Jumat (19/12/2025) oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pabrik tersebut dikelola PT Wong Hang Bersaudara bersama PT Akarsa Garment dan berlokasi di Jalan Lingkar Luar Pemalang.

Baca Juga:  Kontribusi Besar Atlet Jateng di SEA Games 2025 : Sumbang 12 Emas, 14 Perak, dan 17 Perunggu

Gubernur Luthfi menyebut beroperasinya kembali industri garmen ini menjadi wujud upaya pemprov dalam menjaga iklim investasi dan mengurangi angka pengangguran terbuka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita membuka kembali industri sektor padat karya. Saya pastikan tidak ada premanisme, dan jaminan kepastian hukum serta kemudahan perizinan diberikan melalui sistem satu pintu,” tegas Luthfi.

Baca Juga:  Gubernur Luthfi Minta Kepala Daerah Turun Langsung Saat Bencana, Tak Perlu Tunggu Instruksi

Ia menambahkan, peningkatan kesiapan sumber daya manusia juga menjadi fokus pemerintah melalui keberadaan sekolah vokasi dan balai latihan kerja (BLK) yang tersebar di berbagai daerah.

Bangkit Setelah Terhenti Setahun Lebih

Pabrik garmen tersebut sempat berhenti beroperasi pada awal 2024 akibat masalah kepailitan. Penutupan itu berdampak besar bagi para pekerja yang kehilangan sumber penghidupan.

Dewi, salah satu pegawai lama, mengaku masih mengingat momen ketika aktivitas pabrik mendadak dihentikan.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB