“Total karyawan mencapai 1.500 orang, sebagian besar adalah pekerja lama yang kami panggil kembali,” kata Alfindra.
Revitalisasi pabrik ini menjadi bagian dari kebangkitan sektor industri padat karya di Jawa Tengah. Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat hingga triwulan III 2025, realisasi investasi di provinsi ini mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42 persen dari target tahunan. Investasi tersebut menyerap lebih dari 326 ribu tenaga kerja.
Kehadiran kembali industri garmen di Pemalang diharapkan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah dengan tingkat penyerapan tenaga kerja tertinggi di Pulau Jawa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng















