Viral di Medsos, Warga Jateng Serukan Gerakan Stop Bayar Pajak Kendaraan

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, DiengPost.com — Keresahan tengah melanda pemilik kendaraan bermotor di Jawa Tengah menyusul kenaikan signifikan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang mulai berlaku pada 2026.

Kebijakan ini dipicu oleh penerapan opsen pajak sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

Di berbagai platform media sosial, muncul seruan dari masyarakat untuk melakukan gerakan ‘stop bayar pajak’ secara serentak sebagai bentuk protes. Warga menilai kebijakan ini membebani, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Opsen PKB merupakan pungutan tambahan yang kini diberlakukan oleh pemerintah kabupaten/kota, di luar pajak pokok yang sebelumnya hanya dikelola oleh pemerintah provinsi. Dengan sistem baru ini, total pajak kendaraan meningkat karena adanya tambahan komponen opsen.

“Tahun lalu pajak motor saya Rp180 ribu, sekarang jadi Rp270 ribu. Kaget pas lihat tagihannya,” ujar Rudi, warga Kendal.

Baca Juga:  Ekonomi Jateng Tumbuh 5,37 Persen, Lampaui Rata-Rata Nasional

Kenaikan ini dirasakan merata, baik oleh pemilik mobil maupun pengguna sepeda motor yang jumlahnya mendominasi di Jawa Tengah. Banyak warga mengaku menunda pembayaran dan berharap ada program pemutihan atau penyesuaian tarif.

Pemerintah daerah menyatakan bahwa kebijakan opsen bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan, dan peningkatan layanan publik. Namun, pengamat menilai bahwa kurangnya sosialisasi dan transparansi penggunaan dana menjadi pemicu utama keresahan publik.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB