13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Jumlah Desa Mandiri di Jateng Tembus 2.208, Pemprov Dorong Pembangunan dari Akar

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar sebuah rumah di pedesaan di Wonosobo.

i

Gambar sebuah rumah di pedesaan di Wonosobo.

SEMARANG, DiengPost.com — Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membangun dari desa menunjukkan hasil signifikan. Berdasarkan Indeks Desa (ID) Tahun 2025, jumlah desa mandiri di Jateng melonjak menjadi 2.208 desa, naik tajam dari 1.530 desa pada 2024.

Kepala Dispermadesdukcapil Jateng, Nadi Santoso, menyebut lonjakan ini sebagai bukti keberhasilan kebijakan pembangunan desa yang dijalankan di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga:  Sudah Miliki 14 Titik Sekolah Rakyat yang Beroperasi, Jawa Tengah Targetkan Empat Lokasi Baru di 2026

“Lonjakan desa mandiri ini menunjukkan pembangunan desa di Jawa Tengah berjalan ke arah yang tepat dan semakin merata,” ujar Nadi, Minggu (25/1/2026).

Penilaian status desa tahun ini menggunakan Indeks Desa (ID), menggantikan Indeks Desa Membangun (IDM). Metode baru ini mengukur kemajuan desa melalui enam dimensi, yaitu layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa, sebagaimana diatur dalam Permendes PDTT Nomor 9 Tahun 2024.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam di Lampung Timur, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Berdasarkan data ID 2025, komposisi status desa di Jateng adalah, sebanyak 2.208 desa mandiri, 3.921 desa maju, 1.666 desa berkembang, 15 desa tertinggal dan 0 desa sangat tertinggal.

Nadi menjelaskan, peralihan metode penilaian menyebabkan adanya 15 desa tertinggal, namun Pemprov menargetkan seluruhnya segera naik kelas melalui pendampingan dan kolaborasi lintas OPD dan stakeholder.

“Membangun desa tidak bisa dikerjakan satu OPD saja. Semua sektor harus terlibat,” tegasnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan
Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian
Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan
Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng
Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:36 WIB

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:23 WIB

Beragam makanan tradisional serta produk lokal unggulan dipamerkan dalam ajang Pameran dalam rangka HUT ke 81 Jateng.

Jawa Tengah

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:44 WIB