Salah satu faktor kunci keberhasilan adalah peningkatan bantuan keuangan desa dari Pemprov Jateng. Pada 2025, alokasi anggaran mencapai Rp1,7 triliun, naik dari Rp1,6 triliun pada 2024. Dana ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur desa dan penguatan layanan dasar masyarakat.
“Bantuan provinsi ini menjadi angin segar, apalagi saat dana desa dari pusat mengalami penurunan,” tambah Nadi.
Pemprov meyakini bahwa peningkatan status desa akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan ketahanan sosial masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Membangun Jawa Tengah harus dimulai dari desa. Ibaratnya, cahaya tidak hanya dari satu obor besar, tapi dari lilin-lilin kecil di desa,” pungkas Nadi.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















