Pemprov Jateng Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir Pati, Fokus pada Tanggul dan Pompanisasi

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau langsung lokasi pengungsian di Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026).

i

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau langsung lokasi pengungsian di Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026).

PATI, DiengPost.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah penanganan jangka pendek untuk mengatasi banjir yang melanda Kabupaten Pati. Mulai dari peninggian tanggul, pemasangan tanggul karet, hingga pompanisasi menjadi fokus utama guna mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak banjir terhadap warga.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau langsung lokasi pengungsian di Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:  Jateng Siagakan 23 Posko Terpadu dan 370 Fasilitas Kesehatan Selama Natal dan Tahun Baru

“Dalam waktu cepat kita usulkan untuk penanggulangan banjir ini,” ujar Taj Yasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, banjir terjadi akibat limpahan air sungai yang tidak tertampung, diperparah oleh dorongan air rob. Oleh karena itu, langkah awal yang akan dilakukan adalah meninggikan tanggul untuk mengurangi limpahan air ke permukiman.

Selain itu, tanggul karet akan dibangun di wilayah utara untuk menahan rob, serta pompanisasi disiapkan untuk mempercepat pembuangan air dari wilayah terdampak.

Baca Juga:  Investasi Jateng 2025 Tembus Rp88 Triliun, Industri Padat Modal Mendominasi

“Yang penting pemukiman selamat dulu,” tegasnya, menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, banjir di Pati berdampak pada 77 desa, dengan total 20.960 kepala keluarga atau 62.892 jiwa terdampak. Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 WIB, sebanyak 650 jiwa atau 200 KK masih mengungsi.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB