Tangkap Peluang Wisatawan Timur Tengah, Jateng Fokus Kembangkan Ekonomi Halal Tahun 2027

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

i

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

SEMARANG, DiengPost.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan tahun 2027. Langkah ini diambil untuk menangkap peluang dari meningkatnya minat wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

“Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Taj Yasin, mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, menyebut bahwa tren kunjungan wisatawan luar negeri ke Jawa Tengah terus meningkat. Wisatawan dari Timur Tengah dinilai sebagai pasar potensial, terutama jika didukung dengan ekosistem wisata ramah muslim.

“Wisatawan mancanegara banyak juga dari Timur Tengah. Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (muslim-friendly tourism). Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah, seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Hentikan Sementara Tambang di Lereng Gunung Slamet, Awasi Ketat Kegiatan Pertambangan

Untuk memperkuat sektor ini, Pemprov Jateng akan membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di kawasan Semarang Raya. Seluruh pelaku pariwisata akan dikoneksikan agar promosi destinasi dapat dilakukan secara masif dan terpadu.

Meski fokus pada ekonomi halal, Gus Yasin menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari daya tarik wisata.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif
Buka Jateng Media Summit 2026, Sarif Abdillah Bakar Semangat Jurnalis se Jateng
Konflik Musda Golkar Wonosobo, DPD Golkar Jateng Tegaskan Kegiatan Tersebut Tidak Sah
Makan Bergizi Gratis Jateng di Demak Picu Keracunan, Wagub Taj Yasin Soroti Waktu Distribusi
Catat! Pemprov Jateng Gelar Lomba Artikel Mahasiswa dengan Hadiah Puluhan Juta
BPBD Jateng Siapkan Antisipasi Bencana Hadapi Masa Pancaroba dan El Nino
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Siap Gerakkan Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB

Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:03 WIB

Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:49 WIB

Buka Jateng Media Summit 2026, Sarif Abdillah Bakar Semangat Jurnalis se Jateng

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:09 WIB

Konflik Musda Golkar Wonosobo, DPD Golkar Jateng Tegaskan Kegiatan Tersebut Tidak Sah

Kamis, 30 April 2026 - 09:32 WIB

Makan Bergizi Gratis Jateng di Demak Picu Keracunan, Wagub Taj Yasin Soroti Waktu Distribusi

Berita Terbaru