Jalin Kerjasama, Jateng Siapkan Lulusan SMK Jadi Manajer di Perusahaan Jepang

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Ikeda Toyohito, di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

i

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Ikeda Toyohito, di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

JAKARTA, DiengPost.com — Kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Jepang terus diperkuat, kini memasuki fase baru. Tak hanya sebatas penempatan tenaga kerja, kolaborasi ini kini menyasar penyiapan pekerja asal Jateng untuk menduduki posisi manajerial di perusahaan-perusahaan Jepang.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Ikeda Toyohito, di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

“Mereka berharap pekerja dari Jateng tidak hanya bekerja sementara, tapi juga dipersiapkan menjadi head manager di perusahaan Jepang,” ujar Gus Yasin.

Menurutnya, kepercayaan ini mencerminkan pengakuan terhadap kualitas dan etos kerja SDM Jateng. Setiap tahun, Jateng meluluskan sekitar 245 ribu siswa SMK dari berbagai bidang strategis seperti manufaktur, otomotif, pertanian modern, hingga keperawatan lansia.

Pemprov Jateng terus mendorong standarisasi kompetensi, sertifikasi, dan penyelarasan kurikulum vokasi agar sesuai dengan kebutuhan industri global. Jumlah pekerja migran Jateng di Jepang pun meningkat signifikan, dari 3.760 orang pada 2024 menjadi 5.712 orang di 2025.

Selain tenaga kerja, Gus Yasin juga mendorong peningkatan investasi Jepang di Jateng, mengingat tidak semua warga bisa bekerja ke luar negeri. Pemprov telah menyiapkan proyek strategis di sektor energi, manufaktur, pertanian, perikanan, dan pariwisata berkelanjutan, serta memberikan kemudahan investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance.

Baca Juga:  Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Setiap Daerah di Jateng Gelar Forum Investasi

Jepang tercatat sebagai investor terbesar ketiga di Jateng, dengan nilai investasi mencapai Rp24,216 triliun selama 2021–2025. Investasi tersebar di Jepara, Batang, Semarang, Pemalang, dan Kendal, dengan sektor unggulan seperti listrik, tekstil, otomotif, dan elektronik.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini
Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman
Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga
Titik Koordinat Terkunci, Aplikasi Sinaga Pantau WFH ASN Jateng Setiap Hari Jumat
Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM
Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng
Cegah Konten Negatif, Jateng Kawal Pembatasan Akun Media Sosial Anak di Ruang Digital
Pelayanan Publik Tetap Utama, Kebijakan WFH ASN Jateng Masih Tahap Kajian

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:14 WIB

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini

Selasa, 14 April 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Kamis, 9 April 2026 - 10:56 WIB

Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga

Senin, 6 April 2026 - 21:59 WIB

Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM

Sabtu, 4 April 2026 - 23:28 WIB

Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:52 WIB