Tirta Aji Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Efisiensi Organisasi dan Pembaruan Standar Pelayanan

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025 di Gedung Graha Tirta Bhaktitama, Kamis (13/11/2025).

i

Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025 di Gedung Graha Tirta Bhaktitama, Kamis (13/11/2025).

WONOSOBO – Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025 di Gedung Graha Tirta Bhaktitama, Kamis (13/11/2025). Forum bertema ‘Optimalisasi Pelayanan melalui Pembaharuan Standar Pelayanan Tirta Aji’ ini menjadi ruang bagi perusahaan untuk menerima masukan masyarakat sekaligus memaparkan tindak lanjut hasil FKP tahun sebelumnya.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji, M. Sjahid, mengatakan FKP merupakan bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih.

Baca Juga:  Bulog Dorong Ekonomi Desa Sragen Lewat Budidaya Jamur dan Akses Air Bersih

“Wujud dari keterbukaan informasi kami ke masyarakat, kami ingin pelayanan di Tirta Aji semakin maksimal dari waktu ke waktu. Masukan dari peserta forum menjadi arah kami untuk terus dinamis dan mencoba menjadi lebih baik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sjahid memaparkan, dalam FKP 2025 pihaknya juga meninjau capaian rekomendasi tahun 2024, seperti pembaruan nomenklatur standar pelayanan, penyusunan enam standar layanan wajib, peningkatan partisipasi masyarakat, dan edukasi pengelolaan sumber air. Ia mengakui, sejumlah rekomendasi masih dalam proses penyelesaian.

Baca Juga:  Presiden Resmikan Jembatan Kabanaran di Kabupaten Bantul

“Tidak semua rekomendasi tahun lalu bisa diselesaikan, tetapi dari tahun ke tahun kami selalu berupaya berkembang menuju penyempurnaan,” tambahnya.

Menyoroti kondisi debit air di tengah peralihan musim, Sjahid menyebut tahun ini tergolong ekstrem dengan fenomena kemarau basah. Meski ada penurunan debit, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Antisipasi Hama, Karantina Yogyakarta Musnahkan Komoditas Ilegal di YIA
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Pemkab Sleman Gandeng PKK Perkuat Pencegahan Stunting dan TBC hingga Tingkat Kalurahan
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB