“Keikutsertaan UMKM dalam pameran internasional ini adalah bentuk nyata collaborative government. Kita perlu terus menggandeng dunia usaha dan diaspora Indonesia di luar negeri untuk memperluas pasar produk lokal,” ujarnya.
Saat ini terdapat sekitar 4,2 juta UMKM di Jawa Tengah, dan menurut Luthfi, potensi tersebut masih sangat besar untuk dikembangkan. Ia mendorong para pengusaha muda di lingkungan Hipmi agar aktif berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam membina pelaku usaha mikro.
“Hipmi harus jadi jembatan antara pengusaha muda dengan pemerintah daerah. Ajak kepala daerah berdiskusi agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas menjadi usaha kecil dan menengah,” tandasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap geliat UMKM daerah dapat semakin kuat, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi di tingkat global.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















