Cari Harapan Baru, 19 Keluarga Asal Jateng Diberangkatkan Jadi Transmigran ke Timur Indonesia

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberangkatan belasan keluarga dari Jawa Tengah yang mengikuti program transmigrasi ke Indonesia Timur.

i

Pemberangkatan belasan keluarga dari Jawa Tengah yang mengikuti program transmigrasi ke Indonesia Timur.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberangkatkan 19 kepala keluarga atau 73 jiwa calon transmigran ke sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia. Mereka akan menempati permukiman baru di Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan, untuk memulai kehidupan yang lebih baik.

Sebelum berangkat, para calon transmigran dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari pertanian, peternakan, pertukangan, hingga perbaikan alat listrik sebagai modal hidup di ‘tanah harapan’ nantinya.

Salah satu peserta, Sri Parwiti, warga Kabupaten Pekalongan, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Bersama suaminya, Andi Suprapto, dan empat anaknya, Parwiti akan menetap di Taramanu Tua, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

“Senang sekali, ini mimpi kami. Kami sudah mendaftar sejak 2022, tapi sempat tertunda karena kuota penuh. Syukurlah tahun ini akhirnya bisa berangkat,” ujarnya sebelum pelepasan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah, Selasa (16/12/2025).

Parwiti mengaku, keikutsertaannya dalam program transmigrasi didorong oleh keinginan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Ia bertekad memanfaatkan lahan dan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk menata kehidupan baru.

Baca Juga:  Kondisi Jalan Provinsi Siap Sambut Libur Nataru, Gus Yasin Pastikan Semua Mantap

Di lokasi tujuan, setiap keluarga akan memperoleh lahan seluas satu hektare, rumah tinggal, serta jatah hidup (jadup) berupa bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan selama satu tahun pertama.

Cerita serupa datang dari Rosalia, warga asal Kabupaten Grobogan. Ia mengaku memutuskan ikut transmigrasi demi masa depan anak-anaknya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB