Sementara itu, ancaman tanah longsor banyak mengintai pengguna Jalur Mudik Jawa Tengah selatan. Karakteristik tanah labil di perbukitan menjadi faktor utama penyebab risiko tersebut.
Beberapa ruas rawan longsor antara lain batas Jawa Barat menuju Wangon. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi terus menguat demi keselamatan para pemudik nanti.
Pemerintah juga menyiagakan 18 posko Lebaran di lokasi strategis untuk memberikan pelayanan. Seluruh posko tersebut memiliki peralatan teknis untuk merespons gangguan jalan secara cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain posko, empat unit peralatan tanggap darurat siap bergerak kapan saja. Alat berat seperti excavator dan dump truck sudah siaga di titik tertentu.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa infrastruktur wilayahnya sudah sangat siap. Persiapan ini sangat penting mengingat ada proyeksi 17,7 juta orang masuk.
Luthfi menekankan bahwa tingkat kemantapan jalan provinsi saat ini mencapai 94 persen. Meskipun begitu, ia meminta warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Keamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama dalam pelayanan Lebaran tahun ini. Maka dari itu, kontraktor mengebut perbaikan jalan agar selesai sebelum puncak arus.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















