“Jadi kita harus siap ketika mudik lebaran nanti, di Jawa Tengah akan terjadi banyak hujan,” kata Faisal.
Sebagai langkah mitigasi, BMKG telah melakukan modifikasi cuaca sejak pertengahan Januari hingga awal Februari lalu.
Dalam periode tersebut, dilakukan 148 kali penerbangan untuk menurunkan curah hujan, yang diklaim mampu mengurangi intensitas hujan hingga hampir 43 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Faisal menambahkan, meski tidak bisa sepenuhnya menghentikan hujan, upaya ini diharapkan dapat menekan risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG juga membuka kemungkinan untuk melanjutkan intervensi cuaca jika diperlukan.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















