Gubernur Jateng Targetkan Penanganan Longsor Delta Asri Tuntas Sepekan

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi bencana di Ungaran, Semarang pada Selasa (17/2/2026).

i

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi bencana di Ungaran, Semarang pada Selasa (17/2/2026).

SEMARANG, DiengPost.com — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta penanganan longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, diselesaikan dalam waktu satu pekan. Instruksi tersebut disampaikan langsung saat meninjau lokasi bencana pada Selasa (17/2/2026).

“Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama, masyarakat sudah menunggu. Kita ingin konektivitas antarkampung segera pulih,” ujar Gubernur Luthfi.

Longsor yang terjadi di kawasan perumahan tersebut memutus akses antar-Rukun Warga (RW), sehingga mengganggu aktivitas warga. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemkab Semarang langsung bergerak cepat menurunkan bantuan dan alat berat ke lokasi.

Pemkab Semarang menerjunkan crane untuk mengevakuasi beton jembatan yang roboh dan menurunkan karung pasir sebagai penahan longsor. Sementara itu, Pemprov Jateng memberikan bantuan berupa bibit pohon, 100 pasang sepatu boots untuk relawan, 100 paket sembako, 200 mushaf Al-Qur’an, serta bantuan logistik senilai lebih dari Rp9 juta.

Baca Juga:  Jumlah Desa Mandiri di Jateng Tembus 2.208, Pemprov Dorong Pembangunan dari Akar

Gubernur Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Ia mengapresiasi kekompakan antara pemerintah daerah, TNI/Polri, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

“Inilah bentuk hadirnya negara. Semua komponen masyarakat harus bahu-membahu, tidak saling menyalahkan. Ini adalah penyelesaian masalah bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik bencana yang berbeda, sehingga kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB