“Para investor sangat puas dengan kualitas sumber mata air di sini. Airnya sangat bersih,” katanya.
Nilai investasi yang disiapkan perusahaan berkisar antara 7 hingga 10 juta dolar AS, atau sekitar Rp160 miliar. Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat industri air minum di Jawa Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















