Ke depan, Dishub berencana memperluas rute hingga wilayah aglomerasi seperti Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang, dengan mempertimbangkan jalur pelajar dan transportasi masyarakat umum.
Menurutnya, konsep transportasi terintegrasi juga akan disesuaikan dengan karakteristik tiap daerah.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar jalur Trans Jateng benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pelajar dan pekerja,” terang Arief.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menambahkan bahwa pengembangan sistem transportasi publik harus memberikan rasa aman bagi pelajar. Ia menyoroti masih banyak pelajar yang menggunakan sepeda motor tanpa memiliki SIM.
“Banyak anak sekolah naik motor sendiri, padahal belum cukup umur. Dengan Trans Jateng yang lebih terjangkau dan nyaman, diharapkan mereka bisa beralih ke transportasi umum,” ujarnya.
Selain itu, Taj Yasin juga menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kualitas layanan. Menurutnya, ketepatan jadwal akan menjadi daya tarik utama agar masyarakat memilih Trans Jateng sebagai sarana mobilitas harian.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















