13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Viral ‘Stop Bayar Pajak’, DPRD Jateng Desak Evaluasi Kebijakan

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD Jateng dari Fraksi PKB, Muhaimin.

i

Anggota Komisi B DPRD Jateng dari Fraksi PKB, Muhaimin.

SEMARANG, DiengPost.com — Seruan ‘stop bayar pajak’ kendaraan bermotor yang ramai di media sosial memicu reaksi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah.

Fraksi ini mendesak Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng Muhammad Masrofi untuk segera mengevaluasi kebijakan pajak kendaraan bermotor yang dinilai menimbulkan keresahan publik.

Anggota Komisi B DPRD Jateng dari Fraksi PKB, Muhaimin, menyatakan bahwa polemik yang berkembang harus dijawab dengan pendekatan yang proporsional dan berbasis data.

Baca Juga:  Viral di Medsos, Warga Jateng Serukan Gerakan Stop Bayar Pajak Kendaraan

Ia menilai persepsi masyarakat tentang kenaikan pajak perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas.

“Berdasarkan penjelasan Bapenda, sebenarnya tidak ada kenaikan tarif pajak. Hanya saja, diskon yang sebelumnya diberikan sudah tidak berlaku, sehingga masyarakat merasa ada lonjakan,” ujar Muhaimin saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam merumuskan kebijakan fiskal daerah. Menurutnya, pemerintah perlu mencari formulasi yang lebih adaptif agar pendapatan daerah tetap terjaga tanpa menambah beban warga.

Baca Juga:  Bulog Dorong Ekonomi Desa Sragen Lewat Budidaya Jamur dan Akses Air Bersih

Kritik Publik dan Tanggung Jawab Fiskal

Muhaimin menekankan bahwa evaluasi kebijakan bukan berarti menghapus kewajiban pajak, melainkan menyesuaikannya dengan daya beli masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang transparan agar tidak muncul narasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan
Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian
Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan
Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng
Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:36 WIB

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:23 WIB

Beragam makanan tradisional serta produk lokal unggulan dipamerkan dalam ajang Pameran dalam rangka HUT ke 81 Jateng.

Jawa Tengah

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:44 WIB