Jateng Tetapkan Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pembangunan 2026, Gencarkan Program Pertanian Milenial

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Zulkifli.

i

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Zulkifli.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan daerah pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari visi Gubernur Ahmad Luthfi untuk meneguhkan posisi Jawa Tengah sebagai penopang utama pangan nasional.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Zulkifli, menyampaikan bahwa fokus pembangunan tersebut telah selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

“Sesuai arahan RPJMD dan RKPD 2026, arah pembangunan Jawa Tengah adalah meneguhkan posisi provinsi ini sebagai penumpu pangan nasional,” ujar Zulkifli seusai kegiatan Outlook 2026 dengan tema Refleksi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (27/12/2025).

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Jawa Tengah akan memperkuat sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu langkah awalnya yaitu memperkuat sarana dan prasarana pertanian.

Baca Juga:  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pastikan Pemprov Tanggung Penuh Pemulangan Korban Bus Cahaya Trans

Program ini mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), penyediaan benih dan pupuk, hingga akses permodalan bagi petani.

Zulkifli menjelaskan, skema permodalan akan disalurkan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Bank Jateng, BPR BKK, dan PT Jamkrida, dengan sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Di sisi hilir, Pemprov Jateng akan mengoptimalkan peran PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk membantu penyerapan hasil panen petani sekaligus memperluas akses pemasaran produk pertanian.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB