Gubernur Luthfi Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan Jawa Tengah

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kemajuan pembangunan di wilayahnya tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar pembangunan berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Luthfi saat menjadi narasumber dalam Berita Satu Regional Forum 2025 yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Menurut Luthfi, pendekatan ‘collaborative government’ terus diterapkan oleh Pemprov Jateng untuk mengintegrasikan berbagai program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Ia menekankan bahwa sinergi lintas lembaga dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah perlu bersinergi dengan instansi terkait, perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh potensi masyarakat. Collaborative government ini adalah cara bersama untuk membangun Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Sejauh ini, Pemprov Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan puluhan perguruan tinggi, baik di dalam provinsi maupun universitas di luar daerah. Bentuk kemitraan tersebut meliputi riset, inovasi kebijakan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Jateng Siagakan 23 Posko Terpadu dan 370 Fasilitas Kesehatan Selama Natal dan Tahun Baru

Dorong Aglomerasi dan Investasi Daerah

Luthfi menjelaskan, membangun daerah tidak cukup hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi juga membutuhkan dukungan kuat dari investasi dan sektor swasta. Ia menyebut, hingga triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah telah mencapai Rp66,13 triliun.

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, Luthfi mendorong penerapan konsep aglomerasi di berbagai sektor. Setiap wilayah eks karesidenan di Jawa Tengah didorong saling berkolaborasi antar daerah sekitarnya dalam bidang ekonomi, pariwisata, maupun industri kreatif.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini
Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman
Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga
Titik Koordinat Terkunci, Aplikasi Sinaga Pantau WFH ASN Jateng Setiap Hari Jumat
Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM
Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng
Cegah Konten Negatif, Jateng Kawal Pembatasan Akun Media Sosial Anak di Ruang Digital
Pelayanan Publik Tetap Utama, Kebijakan WFH ASN Jateng Masih Tahap Kajian

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:14 WIB

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini

Selasa, 14 April 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Kamis, 9 April 2026 - 10:56 WIB

Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga

Senin, 6 April 2026 - 21:59 WIB

Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM

Sabtu, 4 April 2026 - 23:28 WIB

Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:52 WIB