Tanah Longsor di Majenang Cilacap : Dua Tewas, 21 Warga Masih Hilang

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanah longsor di Majenang Cilacap.

i

Kondisi tanah longsor di Majenang Cilacap.

Sementara tiga warga luka ringan masing-masing bernama Maya, Haryanto, dan Andi telah mendapatkan perawatan medis. Hingga kini tercatat 23 warga berhasil diselamatkan, sementara 21 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

“Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan sedang melakukan pencarian manual karena akses lokasi sempit dan kondisi tanah masih labil,” kata Taryo.

BPBD mencatat korban hilang tersebar di dua dusun utama. Di Dusun Tarukahan, tujuh orang belum ditemukan, termasuk tiga anak dan dua perempuan dewasa. Sedangkan di Dusun Cibuyut, masih ada 14 warga dalam pencarian, di antaranya keluarga Dani dan Isna yang rumahnya tertimbun material longsor.

Pencarian sempat terkendala minimnya penerangan dan pergerakan tanah baru, sehingga tim hanya dapat beroperasi dengan bantuan light tower portabel dan lampu darurat. BPBD juga menggunakan kendaraan operasional truk hilux dan ambulans untuk evakuasi korban.

Baca Juga:  Ibu Rumah Tangga di Lampung Timur Diduga Dianiaya Istri Kades, Disiram Air Cabai di Rumahnya

Selain evakuasi korban, tim melakukan kajian cepat dan penanganan tanggap darurat untuk mencegah longsor susulan. Belasan relawan dari organisasi seperti MDMC, Tagana, Redkar, dan Serayu Rescue turut diterjunkan membantu pencarian.

Selain BPBD, unsur yang terlibat dalam operasi lapangan mencakup Basarnas Cilacap, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BBWS Citanduy, serta relawan dari berbagai organisasi kebencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Antisipasi Hama, Karantina Yogyakarta Musnahkan Komoditas Ilegal di YIA
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Pemkab Sleman Gandeng PKK Perkuat Pencegahan Stunting dan TBC hingga Tingkat Kalurahan
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB