13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

BPS : Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Turun Jadi 3,34 Juta Jiwa

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said.

i

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said.

SEMARANG, DiengPost.com — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah pada September 2025 turun menjadi 3,34 juta jiwa atau setara 9,39 persen dari total populasi. Angka ini menurun 0,09 persen poin dibandingkan Maret 2025 yang tercatat sebesar 9,48 persen.

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Sai, menyampaikan penurunan ini dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya pertumbuhan ekonomi tahunan (year-on-year) sebesar 5,37 persen pada triwulan III 2025, peningkatan produksi padi sebesar 484 ribu ton gabah kering giling (GKG), serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,66 persen.

Baca Juga:  Jawa Tengah Targetkan 12 Juta Ton Gabah Kering Panen, Siap Lampaui Jabar dan Jatim

“Jumlah penduduk miskin pada September 2025 turun 21,86 ribu orang dibanding Maret 2025, dan turun 51,52 ribu orang dibanding September 2024,” ujar Ali dalam rilis daring, Kamis (5/2/2026).

Pengukuran kemiskinan dilakukan menggunakan pendekatan kebutuhan dasar (basic needs approach). Berdasarkan metode ini, Garis Kemiskinan (GK) ditetapkan sebesar Rp570.870 per kapita per bulan, terdiri dari GK makanan sebesar Rp432.788 dan GK non-makanan Rp138.082.

Jika dikonversi ke tingkat rumah tangga, Garis Kemiskinan Rumah Tangga mencapai Rp2.557.498 per bulan, dengan rata-rata anggota rumah tangga miskin sebanyak 4,48 orang.

Baca Juga:  Kondisi Jalan Provinsi Siap Sambut Libur Nataru, Gus Yasin Pastikan Semua Mantap

Dari sisi kedalaman dan keparahan kemiskinan, BPS mencatat penurunan. Indeks kedalaman kemiskinan pada September 2025 tercatat 1,507, turun dari 1,557 pada Maret 2025. Sementara indeks keparahan kemiskinan juga menurun dari 0,354 menjadi 0,338.

Selain itu, tingkat ketimpangan pengeluaran atau gini ratio juga menunjukkan perbaikan. Pada September 2025, gini ratio tercatat 0,350, turun 0,009 poin dari Maret 2025 yang sebesar 0,359.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan
Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian
Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan
Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng
Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:36 WIB

Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Pemprov Gembleng Kompetensi Personel Relawan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Hadirkan Nostalgia dan Hiburan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Hingga Agustus 2026, Kasus Karhutla Jawa Tengah Capai 232 Kejadian

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:23 WIB

Beragam makanan tradisional serta produk lokal unggulan dipamerkan dalam ajang Pameran dalam rangka HUT ke 81 Jateng.

Jawa Tengah

Ragam Makanan Khas Semarakan Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:44 WIB