Gubernur Luthfi Minta Kepala Daerah Turun Langsung Saat Bencana, Tak Perlu Tunggu Instruksi

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang digelar di Kantor Gubernur, Selasa (18/11/2025)

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang digelar di Kantor Gubernur, Selasa (18/11/2025)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan agar seluruh kepala daerah bersikap tanggap dan responsif dalam menghadapi bencana. Ia meminta para bupati dan wali kota tak menunggu perintah dari provinsi, melainkan segera turun langsung memimpin penanganan di lapangan.

Dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang digelar di Kantor Gubernur, Selasa (18/11/2025), Luthfi menekankan peran aktif seluruh unsur pemerintahan dalam mitigasi dan penanganan bencana. Rapat tersebut dihadiri perwakilan BNPB, TNI, Polri, dan kepala daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Cari Harapan Baru, 19 Keluarga Asal Jateng Diberangkatkan Jadi Transmigran ke Timur Indonesia

“Kalau terjadi bencana, kepala daerah harus bergerak cepat. Jangan menunggu instruksi provinsi. Masyarakat butuh kehadiran pemimpinnya di lapangan,” tegas Luthfi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tanggung jawab penanggulangan bencana tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada BPBD. Semua perangkat daerah harus ikut terlibat dan bersinergi, mulai dari instansi pusat hingga pemerintahan desa.Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor agar tidak terjadi ego sektoral dalam penanganan darurat.

Baca Juga:  Tingkatkan Profesionalisme, Kemhan RI Cek Langsung Kinerja Satgas Pamtas di Keerom

“Satu komando, satu tujuan. Keselamatan masyarakat adalah hal utama,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 20 miliar untuk mendukung penanganan bencana di kabupaten/kota.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan
Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan
Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019
Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga
Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng 2026, Panitia Hadirkan Food Festival UMKM
Gandeng Ombudsman, Pemprov Perketat Pengawasan Penerimaan Murid Baru SMA Jateng
Naik Peringkat 3 Nasional, Indeks Demokrasi Jawa Tengah Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:16 WIB

Polda Jateng Ungkap 75 Kasus Pencurian Sepanjang Juni 2026, 121 Tersangka Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:55 WIB

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polda Jateng Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Kudus, Dilakukan Ayah Kandung Sejak 2019

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:39 WIB

Musim Kemarau 2026, BPBD Jateng Siapkan 123 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:51 WIB

Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kota Tegal Sasar Hampir Seribu Warga

Berita Terbaru

Penyaluran air bersih di wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Jawa Tengah

Musim Kemarau 2026, 18 Daerah di Jateng Berpotensi Kekeringan

Rabu, 1 Jul 2026 - 05:55 WIB