Pelaksanaan instruksi Presiden ini diharapkan menjadi momentum penanganan karhutla menyeluruh. Semua pihak diminta saling bahu-membahu menuntaskan pemadaman.
Langkah ini bertujuan melindungi habitat gajah Sumatera di TNWK. Selain itu, pemukiman puluhan desa sekitar turut dijaga dari kebakaran.
“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian dan atensi khusus kepada Taman Nasional Way Kambas ini,” pungkasnya.
Sejak 21 hingga 24 Agustus 2026, kebakaran melanda beberapa titik. Karhutla melalap Rantau Jaya hingga kawasan Desa Braja Harjosari.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2







