Pemprov Jateng Tegaskan Pendirian SMA Negeri Fokus di Tambakromo dan Jaken, Bukan Margoyoso

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Senin (9/2/2026).

i

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Senin (9/2/2026).

SEMARANG, DiengPost.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa rencana pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kabupaten Pati akan difokuskan di Kecamatan Tambakromo dan Jaken, bukan di Kecamatan Margoyoso seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Senin (9/2/2026). Audiensi digelar untuk merespons kekhawatiran masyarakat dan pengelola sekolah swasta terkait kabar pendirian SMA Negeri di Margoyoso.

Baca Juga:  Peringati Hari Ibu ke-97, Polres Lampung Timur Tegaskan Komitmen Dukung Peran Perempuan

Dalam pertemuan itu, perwakilan paguyuban menyampaikan bahwa Kecamatan Margoyoso telah memiliki cukup banyak lembaga pendidikan menengah, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Tercatat, terdapat sembilan Madrasah Aliyah, lima SMK, dan satu SMA di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak punya rencana (pembangunan SMA) di Margoyoso, tapi adanya di Tambakromo dan Jaken,” tegas Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin.

Ia juga menegaskan bahwa informasi yang sempat beredar bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi, Kecamatan Tambakromo dan Jaken masih tergolong sebagai wilayah blank spot pendidikan menengah atas.

Baca Juga:  Satgas Yonif 410/Alugoro Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Terpencil Papua Barat

Wagub juga meminta Dinas Pendidikan untuk memastikan kejelasan administrasi terkait informasi yang beredar di masyarakat.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kusno, menambahkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki, hanya dua kecamatan di Kabupaten Pati yang masuk kategori blank spot pendidikan, yakni Tambakromo dan Jaken.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini
Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman
Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga
Titik Koordinat Terkunci, Aplikasi Sinaga Pantau WFH ASN Jateng Setiap Hari Jumat
Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM
Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng
Cegah Konten Negatif, Jateng Kawal Pembatasan Akun Media Sosial Anak di Ruang Digital
Pelayanan Publik Tetap Utama, Kebijakan WFH ASN Jateng Masih Tahap Kajian

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:14 WIB

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Tahun Ini

Selasa, 14 April 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Kamis, 9 April 2026 - 10:56 WIB

Tembus Pasar 18 Negara, Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Tiru Kesuksesan Naruna Ceramic Salatiga

Senin, 6 April 2026 - 21:59 WIB

Stok Aman, Pemprov Jateng Ajak Warga Sukseskan Gerakan Hemat Energi BBM

Sabtu, 4 April 2026 - 23:28 WIB

Berlaku Tiap Jumat, Sekda Sumarno Siapkan Aturan Skema WFH ASN Jateng

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:52 WIB