Apresiasi dan Regenerasi Atlet
Menanggapi hal itu, Masrofi memastikan Pemprov Jawa Tengah akan memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi setelah seluruh rangkaian multievent, termasuk ASEAN Para Games, selesai digelar.
“Pemerintah provinsi akan menyerahkan apresiasi resmi pada 2026, setelah semua ajang internasional tahun ini selesai,” tuturnya.
Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwi Atmoko, menyampaikan rasa bangga atas capaian kontingen daerahnya. Ia menyebut empat cabang olahraga—wushu, panahan, pencak silat, dan menembak yang berhasil menjadi juara umum di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kontribusi atlet Jateng tahun ini luar biasa. Hasil ini melebihi target yang kami tetapkan di awal. Empat cabang olahraga unggulan berhasil menegaskan dominasi mereka,” ujar Sujarwanto.
Lebih jauh, Sujarwanto menekankan pentingnya regenerasi atlet demi menjaga keberlanjutan prestasi. Program pembinaan kini diperkuat Pemprov Jawa Tengah melalui pendirian sekolah keberbakatan olahraga yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi.
Sekolah tersebut ditujukan bagi siswa berprestasi di bidang olahraga dengan dukungan fasilitas latihan dan pembinaan profesional. Diharapkan, langkah ini dapat melahirkan generasi baru atlet Jateng yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2















