SEMARANG, DiengPost.com – Jateng catat 615 kebakaran sepanjang periode 1 Januari hingga 30 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memperkuat kapasitas personel relawan.
Langkah peningkatan kompetensi ini bertujuan agar relawan mampu merespon bencana secara cepat. Pelatihan intensif digelar di Balai Pemantapan Kawasan Hutan Penggaron, Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026).
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyampaikan apresiasi tinggi atas peran para relawan. Ia hadir mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam pembukaan agenda tersebut.
“Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah, agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat,” ujar Sumarno.
Menurutnya, penanganan yang cepat efektif meminimalkan dampak kerugian materiil serta ancaman korban jiwa. Pemerintah mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan selama kemarau.
Fokus Pelatihan Search and Rescue
Fenomena kemarau memicu ancaman kebakaran pada kawasan lahan, hutan, hingga tempat pembuangan sampah. Hal ini menjadi alasan utama Jateng catat 615 kebakaran dalam delapan bulan.
Kalakhar BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan detail pelatihan relawan tersebut. Sebanyak 150 peserta pilihan dari berbagai kabupaten dan kota dilatih secara intensif.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng
Halaman : 1 2 Selanjutnya







