Beliau melihat salah satu masalah besar saat ini adalah kecenderungan ibu yang memberikan gawai agar anak mereka tenang tanpa perlu mengasuh secara intensif.
Dedi berharap para orang tua lebih memilih mengasuh anak dengan tangan dan hati daripada membiarkan buah hati mereka terpaku pada layar telepon genggam.
“Ibu memilih anak-anaknya anteng dengan HP dibanding dengan mengasuh dengan tangan dan hatinya sendiri,” ujar pria yang akrab disapa KDM tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tantangan dalam mendidik anak dari pengaruh buruk gadget ini juga dirasakan langsung oleh Dedi saat mengasuh putri bungsunya yang mulai terpapar teknologi.
Selanjutnya beliau menyebutkan bahwa perlu adanya kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat agar kebijakan perlindungan anak ini dapat berjalan dengan efektif di lapangan.
Pemerintah sendiri telah memberlakukan aturan ini sejak Maret tahun ini yang mencakup pembatasan akses pada berbagai platform digital populer seperti Instagram dan TikTok.
Sejumlah pemilik platform digital besar telah menyatakan kepatuhan mereka terhadap aturan tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak yang baru ini.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















