BANDUNG, DiengPost.com – Upaya Gubernur Jabar Perkuat PP Tunas mulai dilakukan dengan menyusun aturan teknis daerah yang lebih tegas guna melindungi anak-anak di Jawa Barat.
Langkah Gubernur Jabar Perkuat PP Tunas ini diambil untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam membatasi penggunaan media sosial bagi anak usia dini.
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Gubernur Jabar Perkuat PP Tunas sangat selaras dengan kebijakan larangan membawa telepon genggam ke sekolah yang sudah ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi berpendapat bahwa anak-anak yang belum menginjak usia dewasa sebaiknya tidak melakukan transaksi hubungan atau memiliki akun media sosial sendiri secara bebas.
Pemerintah daerah merasa perlu menyikapi fenomena generasi digital saat ini yang menurutnya sudah mencapai tahap yang cukup mengkhawatirkan bagi tumbuh kembang anak.
“Jabar akan buat turunannya agar anak-anak di bawah usia dewasa tidak dulu memiliki akun media sosial sendiri,” kata Dedi saat berada di Bandung.
Membangun Keseimbangan Karakter Anak
Menurut Dedi sangat penting bagi para orang tua untuk membangun keseimbangan antara otak kiri dan kanan agar bisa melahirkan generasi bangsa yang kuat.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















