Selain stunting, Danang juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam memutus rantai penularan TBC. Ia menekankan bahwa sinergi antara TP-PKK Kabupaten hingga tingkat kalurahan menjadi kunci dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan layanan posyandu sebagai sarana edukasi bagi orang tua mengenai langkah-langkah membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
“Jangan lupa juga dengan penguatan layanan posyandu. Posyandu bisa menjadi media yang baik untuk menyampaikan edukasi kepada orangtua agar memahami langkah yang tepat untuk membangun keluarga yang kuat,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua TP-PKK Sleman Parmilah Harda Kiswaya mengungkapkan bahwa angka prevalensi stunting di Kabupaten Sleman pada 2025 tercatat sebesar 4,29 persen. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,41 persen.
Sumber Berita: Pemkab Sleman
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











