Bupati Bantul Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lewat Labuhan Jumenengan

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

prosesi labuhan yang digelar Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Senin (19/1/2026).

i

prosesi labuhan yang digelar Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Senin (19/1/2026).

BANTUL, DiengPost.com — Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyebut upacara adat Labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem sebagai momentum penting untuk mengajak generasi muda memahami dan melestarikan budaya Jawa.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri prosesi labuhan yang digelar Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Senin (19/1/2026).

“Saya berpesan kepada generasi muda agar kebudayaan adiluhung ini dipahami dan dilestarikan, agar kita tidak kehilangan pengetahuan tentang sangkan paran, kita ini dari mana dan akan ke mana,” ujar Bupati Halim.

Ia menekankan bahwa budaya Jawa mengajarkan keselarasan, harmoni, dan keselamatan. Oleh karena itu, pelestarian budaya menjadi penting agar identitas dan karakter bangsa tidak luntur.

Prosesi sakral ini merupakan bagian dari peringatan Jumenengan Dalem Ke-38 Sri Sultan Hamengku Buwono X. Rangkaian acara dimulai dengan serah terima ubarampe di Kantor Kapanewon Kretek, yang diserahkan oleh KRT Kusumo Negoro kepada Bupati Bantul sebagai simbol dimulainya labuhan.

Baca Juga:  PW IWO Lampung Kecam Tindakan Pengancaman terhadap Jurnalis Kompas TV, Minta Polres Usut Tuntas

Setelah itu, ubarampe dibawa ke Cepuri Parangkusumo, tempat para abdi dalem dan juru kunci berkumpul untuk memanjatkan doa sebagai bentuk syukur atas keselamatan dan keberkahan bagi keraton, masyarakat, dan negara. Ubarampe kemudian dilabuh ke Samudra Hindia sebagai puncak prosesi.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan Parangkusumo untuk menyaksikan upacara adat yang sarat makna spiritual dan budaya ini.

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel berita.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Penuh Makna, MORAZEN Yogyakarta Hadirkan Sudut Baca di SD Negeri Temon
Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung Elpiji 3 Kg untuk Jateng dan DIY
KURMA Vol. 3 Hadir di MORAZEN Yogyakarta, Sajikan Cita Rasa Timur Tengah dan Nusantara
Pengalaman Imlek Elegan di MORAZEN Yogyakarta, Mulai Rp150 Ribu
DIY Aman dan Kondusif Saat Pergantian Tahun Baru 2026
Perayaan Natal Bersama di Bantul, Bupati Ajak Bangun Optimisme 2026
Sleman Serahkan SPPT PBB-P2 2026, Realisasi Pajak Capai 100 Persen
Seorang Warga Tertemper KA Joglosemarkerto di Jalur Wojo-Jenar, KAI Ingatkan Bahaya Beraktivitas di Rel

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:34 WIB

Ramadan Penuh Makna, MORAZEN Yogyakarta Hadirkan Sudut Baca di SD Negeri Temon

Senin, 16 Februari 2026 - 22:43 WIB

Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung Elpiji 3 Kg untuk Jateng dan DIY

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:09 WIB

KURMA Vol. 3 Hadir di MORAZEN Yogyakarta, Sajikan Cita Rasa Timur Tengah dan Nusantara

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:20 WIB

Pengalaman Imlek Elegan di MORAZEN Yogyakarta, Mulai Rp150 Ribu

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:22 WIB

Bupati Bantul Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lewat Labuhan Jumenengan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Gubernur Pastikan Persediaan Gas Elpiji di Jawa Tengah Aman

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:52 WIB